LAMAN


Rintihan  sanubari


Sudah lupa rasanya peluk hangatmu
Kerinduan yang  mengujam jiwa ini
Rintihan sukma menyayat jiwa
Membuat sesak nafas didada
Ahhhh...
Susah untuk menghela nafas
Air mata ,,,telah memaksa untuk bercerita
Menyampaikan makna yang tersirat didada
Hingga pipi merah merona berubah menjadi biru layu..
Tiada yang istimewa  lagi,,,
Aku hampa tanpamu disini..
Aku rindu akan belaian hangat mu.
Cerita perjuanganmu
Cerita konyol ,,,saat kau menimangku dulu
Cerita hangatmu saat kau bersanding dengan nya
Kau yang dulu tak lelah mengajarkan ku..
Tak lelah untuk mengusap air mataku..
Kini....berubahlah sudah ,
menjadi sebuah rajutan makna yang hilang
Sendiri dalam sunyi, aku berdiri sendiri,
memang kini sudah beranjak dewasa
Aku tau...
Namun
aku rindu kehangatan jiwamu
lembutnya kasih sayangmu,
lembutnya lisan yang kau tuturkan selalu ,
lembutnya jiwamu mengajarkan aku tuk selalu bersua dengan_NYA
Ibu,,,, doaku yang sllu tercurah untukmu
Semoga rintihan doa hatiku menemani dinginya malam ini
Menyelimutkan ketengan dan kedamaian dalam jiwa ini,,
,sebagai pengganti
Waktu nan jauh memisahkan kita...


0 komentar:

Posting Komentar